Kamis, 20 Maret 2014

9 Tips Agar Kartu Memori Optimal dan Awet


Disamping kamera dan lensa, kartu memori alias memory card barangkali adalah salah satu aksesoris terpenting di tas kamera anda. Tanpa memory card, kamera tidak akan berguna dan kalau anda sembrono dalam memory card, bisa jadi foto atau video yang tersimpan didalamnya tahu-tahu musnah entah kemana. Disini kita akan bedah 9 tips yang bisa membantu anda dalam memakai memory card secara aman dan efektif sehingga umurnya lebih lama, kinerjanya lebih oke dan lebih awet:
1. Pastikan firmware kamera selalu terupdate
Produsen kamera seringkali mengeluarkan update terhadap firmware yang ada didalam kamera. Firmware adalah perangkat lunak yang mengontrol fungsi-funsgi dalam kamera. Upgrade firmware biasanya dikeluarkan produsen untuk memperbaiki aspek performa dan fungsi kamera, termasuk didalamnya tingkat kecepatan transfer data dari bufer kamera ke memory card. Pastikan anda berlangganan artikel di belfot.com karena mulai sekarang kami akan menginformasikan update firmware untuk kamera-kamera yang beredar di Indonesia.
2. Lakukan format di kamera
Formatlah memory card didalam kamera, jangan format kamera dikomputer, dan lakukan format setiap kali anda selesai memindahkan file dari kamera ke komputer. Memformat memory card ibaratnya mencuci dan menyetrika baju kumal yang sudah dipakai, jadi mereka akan kembali rapi dan enak dipakai. Jangan pinjamkan satu kartu ke kamera lain sebelum diformat dalam kamera yang akan memakainya terlebih dahulu, karena ini bisa menyebabkan data terkorupsi dan malfungsi.
3. Gunakan card reader, jangan langsung dari kamera ke komputer
Kecuali sangat terpaksa, hindari menyambungkan kamera langsung ke komputer untuk memindah file, selalu gunakan mcard reader yang harganya cukup murah dan tersedia dimana-mana. Menyambungkan kamera langsung ke komputer untuk transfer foto menguras batere kamera dan kecepatan transfernya juga sangat lambat. Beli card reader terbaik yang sesuai budget, karena mereka sangat berpengaruh terhadap kecepatan transfer dan kemananan memory card anda.
4. Saat memotret mode burst, lampu merah berarti STOP
Saat kita memotret dalam mode burst atau continuous mode secara beruntun, buffer kamera akan penuh sehingga kamera berhenti memotret. Biasanya ditandai dengan lampu merah di kamera. Saat lampu merah menyala, jangan pernah melepaskan memory card dari kamera, tunggu sampai lampu merah mati. Kalau anda nekad, file bisa rusak dan foto anda bisa hilang.
5. Rotasikan beban diantara beberapa kartu memory
Kalau anda memiliki 4 memory card, bagilah beban diantara keempatnya dengan seimbang. Anda bisa menandai masing-masing kartu sehingga bisa membedakan mana yang baru saja dipakai dan mengantinya dengan kartu yang lain. Umur pemakaian bisa dikatana liner dengan beban yang ditanggung sebuah memory card, jadi bagilah beban secara seimbang.
6. Kalau terkena air, keringkan sebelum dicolok
Terkadang saat memotret di kondisi dan lingkungan yang ekstrim, memory card bisa terkena air atau jatuh ke kubangan. Jangan panik. Angin-anginkan memory card sampai benar-benar kering dan diamkan barang sehari dua hari. Kalau yakin sudah kering, baru anda colokkan ke card reader. Jangan nekat.
7. Manfaatkan software recovery untuk mengembalikan foto yang terhapus
Kalau anda membeli kartu memori kelas pro bermerk Lexar atau Sandisk, mereka biasanya dilengkapi dengan software recovery untuk mengembalikan foto yang terhapus. Anda juga bisa memanfaatkan software third party untuk fungsi ini. Belfot sudah membahas tentang recovery disini.
8. Sisakan sedikit ruang
Di kamera anda ada counter yang mengitung berapa foto masih tersisa yang bisa disimpan ke kartu memori, jangan paksakan untuk memenuhi memory card sampai counter menunjukkan angka 0. Sisakan sedikt ruang dalam kartu memori anda dan gantilah dengan kartu memori lain untuk meminimalkan resiko.
9. Dua kartu 4GB lebih baik dari 1 kartu 8GB
Dengan dua kartu, kalaupun terjadi kerusakan memory card, kita hanya akan kehilangan 4GB data. Sementara kalau anda memilih 1 kartu, maka resiko data rusak adalah 8GB. Memang secara harga, lebih murah membeli 1 keping 8GB daripada 2 keping 4GB, namun resiko data hilang menjadi dua kali lebih besar.

Senin, 31 Oktober 2011

KOMPRESI JPEG


Dalam dunia fotografi digital dikenal format image digital yang sering digunakan secara umum dalah format  JPEG. Kepanjanga dari format JPEG ini adalah Joint Photographic Expert Group. Format tersebut merupakan format universal yang sangat kompatibel dengan berbagai macam browser, viewer dan softwere-softwere pengolahan gambar. Dalam format JPEG juga dapat memungkinkan teknik kompresi dari 10 hingga 20 yamg lebih kecil dari file aslinya, serta memiliki keunggulan pada kualitas gambar yang masih dapat dipertahankan.
Namun tingkatan kompresi yang makin tinggi akan mengurangi kualitas gambar secara signifikan. Karena itu kompesi yang berlebihan perlu dihindari untuk mendapatkan ukuran gambar terkecil yang akan mengorbankan kualitas gambar secara keseluruhan. Sehingga untuk menyimpan data image digital dianjurkan menyimpan data asli tanpa proses kompresi yang akan menghilangkan kualitas.

Minggu, 17 Juli 2011

Cara Mengukur Cahaya


Mengukur mainlight :
Dome pada alat pengukur cahaya ( light meter ) diarahkan ke mainlight. Semua lampu dalam keadaan hidup.
Mengukur fill-in light :
Dome diarahkan ke kamera. Semua lampu menyala, tetapi mainlight di blok. Setelah mengetahui angka mainlight dan fill-in light, kita mencari dan menggunakan angka eksposur yang sesuai dengan kebutuhan pemotretan.
Demi kesopanan semua pengukuran dilakukan dari bawah dagu model dan bukan di depan wajah.

Rabu, 25 Mei 2011

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi adalah hasil visualisasi dari suatu tulisan dengan teknik fotografi,yang lebih menekankan hubungan subjek dengan tulisan yang dimaksud dari pada bentuk.
Tujuan Foto ilustrasi adalah untuk menerangkan atau menghiasi suatu cerita, tulisan, puisi, atau informasi tertulis lainnya. Diharapkan dengan bantuan visual, tulisan tersebut lebih mudah dicerna.

Senin, 18 April 2011

Tips Membersihkan Sensor Kotor

Seringkali kamera digunakan untuk hunting outdoor dan seringnya mengganti lensa tentunya akan mengundang kotoran (debu) masuk kedalam kamera dan menempel di sensor. Karena debu menempel di sensor kamera menjadikan hasil photo kita terlihat noda-noda yang sangat menggangu. Sebenarnya tidak sulit dan tidak perlu takut untuk mencoba membersihkannya sendiri. Berikut ini saya mencoba untuk berbagi tips-nya:
Peralatan yang harus disiapkan sebagai berikut:
1. "Blower": sebuah alat penyemprot udara berukuran kecil berbahan karet
2. Kertas putih bersih
3. Ruangan bebas dari debu.

Minggu, 17 April 2011

Still Life Photography

Fotografi Still life tanpa kita sadari sering lihat dalam kehidupan sehari. Foto still life banyak ditemui di sekeliling kehidupan kita di majalah, Koran, kalender, brosur maupun billboard di pinggir-pinggir jalan. Foto jenis ini sering menampilkan makanan, minuman ataupun benda mati lainya yang di komposisikan sedemikian rupa sehingga tampak menarik dipandang mata. Fotografi Still life identik dengan dunia komersial dan advertesing.

Rabu, 30 Maret 2011

Glamour photography

Glamour awalnya adalah mantra magis-okultisme dilemparkan pada seseorang untuk membuat mereka percaya bahwa sesuatu atau seseorang yang menarik. Pada akhir abad 19 terminologi item magis non digunakan untuk membantu membuat tampilan lebih menarik secara bertahap menjadi 'a glamour'. Hari ini, glamour adalah kesan tarik-menarik atau daya tarik yang penampilan sangat mewah atau elegan menciptakan, kesan yang lebih baik daripada kenyataan. Biasanya, orang, peristiwa, lokasi, teknologi, atau produk seperti sepotong pakaian dapat glamor atau menambah glamour.
Glamour fotografi adalah memotret model dengan penekanan pada model dan seksualitas model dan daya tarik, dengan apapun, mode pakaian, produk atau lingkungan yang terkandung dalam gambar menjadi pertimbangan minor. Fotografer menggunakan kombinasi dari kosmetik, pencahayaan dan airbrushing teknik untukmenghasilkan gambar paling fisik menarik dari model.
Sebenarnya,berbicara mengenai gambar yang glamor kita biasanya memiliki campuran seks dan sensual, dan daya tarik berarti dicampur bersama dalam sebuah kombinasi yang menakjubkan untuk membuat gambar glamor sempurna - tetapi mereka harus selalu ideal estetika. Seorang seniman yang baik glamor tidak hanya harus menyadari masalah teknis seperti peralatan pencahayaan modal, dan komposisi, tetapi memiliki karisma energi, cukup dan pesona model psikologis.

Selasa, 22 Maret 2011

Land Camera

Penemu dan pencipta kamera instan adalah seorang ilmuan bernama Edwin Herbert land, yang tercatat dalam Guinnes Book of World Records sebagai ilmuan terkaya. Land adalah penemu filter yang dapat digunakan untuk mendapat Polarisasi pada sinar. Teknologi polarisasi telah dikembangkan oleh land dan Wheelwright sejak 1932 dengan membangun laboratorium.  Pada tanggal 21 februari 1947 kamera dan film instan yang mampu melakukan pencetakan hasil secara langsung ( Self defeloping film ) tercipta yang di sebut Land Camera.