Tampilkan postingan dengan label blur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blur. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Oktober 2010

Blur

Blur adalah kekaburan dalam bahasa Indonesia atau bokeh dari bahasa jepang. Boke yang di ucapkan dengan akhiran h, yakni bo-keh yang berarti ‘fuzzy’ atau blur. Penggunaan teknik blur yang tepat dapat menghasilkan komposisi yang sangat menarik dan estetis. Untuk menjadikan blur tidak rancu dengan ketidakfokusan atau out of focus maka blur harus dihubungkan dengan keseluruhan komposisi sehingga treminologi out of focus dapat dihidari.
Kuantitas blur pada lensa dapat di hasilkan dari konsep depth of field ( DOF ) yang merupakan jarak objek yang tertangkap oleh lensa sebagai bagian ruang tajam. Bagian di luar bidang yang tajam tersebut secara alami akan menjadi kabur karena out of facus. Semakin jauh dari area tajam objek akan semakin tidak tajam. Konsep kekaburan yang kita kenal sebagai DOF sempit, yang sangat tergantung pada beberapa bagian, antara lain (1) panjang focal length (2) aperture; dan (3) jarak objek dengan kamera.

Jumat, 13 Agustus 2010

Aperture

Aperture adalah ukuran bukaan lensa yang berfungsi memasukkan dan meneruskan cahaya ke film atau sensor. Ukuran besar kecilnya diatur melalui diafragma. Pada kamera umumnya tertera 2,8; 4; 5,6; 8 dst. Angka-angka tersebut dikenal sebagai f-number, jadi disebut aperture (bukaan) f/2,8; f/4; f/5,6 dst. Semakin besar aperture semakin kecil f-numbernya dan semakin kecil pula diameter bukaannya, jadi f/16 lebih kecil diameternya daripada f/5,6.